March 30, 2009

Catatan dan Tugas Geo.Ruang - 31/3/09

Assalamu'alaikum wr.wb.

Salam luar biasa sobat, kembali maaf harus saya ucapkan karena tak bisa memberi kuliah Geometri Ruang minggu ini. Kebetulan saja ada tugas dari Bapak Rektor Unnes untuk mengikuti kegiatan DBE3 di Solo. Hehehe... nginep di hotel bintang 4 boooo...
Mau? Mau? Mau? Sobat musti kuliah saja ya di kampus. :P
Nah, hari ini silahkan sobat memahami catatan saya tentang titik tembus, kemudian tugasnya dikerjakan di buku kerja. Kalau sempat di posting ke blog ya!

Selamat Belajar!

Titik Tembus

Masalah Kontekstual
Perhatikan gambar di bawah ini!
Jika anak panah tesebut dilepaskan menuju ke papan sasaran, dimanakah letak titik tembusnya?

Apa yang dapat Saudara lakukan untuk mengetahui hal tersebut? (Silahkan jawab pertanyaan tersebut sesuai dengan pemahaman saudara.)

Nah, yang jadi permasalahan adalah bagaimana melakukan proses tersebut sesuai dengan konsep geometri ruang?

Baiklah saudara, saya akan coba jelaskan langkah per langkah untuk sajian tesebut. Tentunya ada teorema dan aksioma yang mendasari permasalahan tersebut.

Aksioma 1:
Melalui 2 titik dapat tepat dibangun 1 garis lurus.

Aksioma 2:
Melalui 3 titik tak segaris dapat dibuat tepat 1 bidang.

Mahasiswa saya…
Gambar situasi umum dari kondisi tersebut saya lukiskan kembali dibawah.
Misalkan terdapat bidang U dan garis m. Tentukan titik tembus garis m pada bidang U.
Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut saya tuliskan langkahnya sebagai berikut:

Langkah 1:
Bangun bidang V yang memuat garis m.

Langkah 2:
Buat garis potong antara bidang V dan bidang U. Perhatikan bahwa bagian tepi bidang U dan V masing-masing berpotongan. Misalkan titik potongnya di titik P dan Q. Gambar situasi dari kondisi tersebut adalah sebagai berikut:


Langkah 3:
Perpanjang garis m.
Gambar situasi tersebut menjadi sebagai berikut:


Langkah 4:
Jelas garis m terletak pada bidang V (dibangun sesuai dengan langkah 1).
Jelas garis PQ terletak pada bidang V (karena PQ garis perpotongan U dan V).

Apakah garis m dan PQ terletak pada bidang sama? Bidang apakah itu?
Apakah garis m dan PQ sejajar?
Apa yang dapat kalian simpulkan?

Jelas titik tembus garis m ke bidang U adalah perpotongan antara garis m dan garis PQ. Sebut titik R. Gambar situasi untuk kondisi tersebut adalah sebagai berikut:


Jelas T terletak di PQ (terletak di U dan V). Jadi T terletak di U dan V.

Baiklah Saudara rasanya cukup kuliah hari ini, silahkan Saudara pahami konsep garis potong antara bidang dan titik tembus garis ke bidang (dalam hal garis tak sejajar bidang). Selanjutnya untuk mengetahui seberapa dalam pemahaman saudara, maka kerjakanlah permasalahan berikut pada buku kerja Saudara. Sesudah itu, muatlah hasil kerjaan Saudara pada postingan blog saudara.

SELAMAT BEKERJA

Soal Pemahaman:
  1. Dipunyai kubus ABCD.EFGH. Tentukan titik tembus garis AC ke bidang BDG.
  2. Dipunyai kubus ABCD.EFGH. Tentukan titik tembus garis PQ ke bidang ACH, dengan P terletak di garis AE sehingga perbandingan AP : PE = 2 : 1, Q terletak pada BF sehingga BQ : QF = 1 :3.

Read this post till end

March 27, 2009

Sering berkeringat bukan berarti sehat

Assalamu'alaikum.

Wah rasanya ini mesti saya catat ini. Terus terang saya orang yang sering berkeringat. Gemuk dan obesitas. Jadi tulisan ini saya ambil supaya saya ingat, bahwa tak selamanya berkeringat adalah tanda orang yang sehat. Sobat, tulisan ini saya kutip dari sini.

Banyak orang menganggap banyak keringat itu sehat. Padahal, menurut dr.H.Mohammad Hadad, SpA dalam tulisannya, jargon itu berasal dari negara sub tropis, itu pun di musim dingin dan salju.

Sehingga ungkapan tersebut tidak relevan untuk digunakan di daerah tropis seperti di negeri ini. Selanjutnya dr.H.Mohammad Hadad, SpA mengatakan bahwa di negara tropis, tanpa olahraga pun, tubuh sudah berkeringat. Dalam keadaan berkeringat badan pun terasa tidak nyaman, bahkan bisa menyebabkan jatuh sakit.

Salah satu penyakit yang dapat datang akibat kebanyakan keringat adalah pneumonia. Pneumonia (long ontsteking, radang paru-paru atau paru-paru basah) dewasa ini begitu populer, karena sering muncul sebagai komplikasi penyebab kematian pada penderita flu burung.

Pneumonia juga menjadi pemicu komplikasi dan penyebab kematian dari penyakit campak dan influenza, terutama pada anak anak.Terjadinya pneumonia sebagai komplikasi dan penyebab kematian penyakit lain ini sebenarnya dapat dicegah, jika tubuh tidak terganggu dalam menjalankan salah satu tugas pentingnya.

Tugas penting itu ialah pekerjaan yang biasa dilakukan sel-sel yang melapisi bagian dalam saluran pernapasan. Tiap sel mempunyai kira-kira 200 silia (sejenis rambut yang sangat halus) dan mengeluarkan cairan encer di permukaannya.

Silia itu bergerak secara teratur 10 - 20 kali per detik tanpa henti, menyapu cairan dengan kecepatan 1 cm per menit menuju tenggorokan, untuk kemudian tanpa disadari ditelan. Normalnya, debu, kuman, asap, dan sejenisnya akan melekat pada cairan, lalu disapu bersih dari saluran pernapasan.

Panas BerkeringatSelain itu, cairan tersebut juga menjaga agar saluran napas selalu basah. Nah, terlalu banyak mengeluarkan keringat, akan menyebabkan cairan itu menjadi kering dan lengket, sehingga tidak dapat dialirkan dan mengumpul menjadi dahak, plus menyumbat saluran napas. Saluran napas yang tersumbat menyebabkan sesak napas dan batuk. Lalu, berkembang-biaknya kuman-kuman dapat menyebabkan penyakit bronkhitis dan paru-paru basah.

Untuk penyembuhan jangka pendek bisa dengan mengencerkan dan mengeluarkan dahak menggunakan alat dan obat, atau biasa dikenal dengan inhalasi uap. Ada cara yang lebih rasional dan bersifat jangka panjang, fisiologis dan mudah, yakni dengan mencegah keluarnya keringat secara berlebihan.

Minum banyak pun akan sia-sia, kalau ruangannya masih pengap, karena akan keluar lagi melalui keringat. Maklum, udara di negara tropis sangat lembab (banyak mengandung uap air) sehingga kita sangat mudah berkeringat. Uap air yang keluar ketika mengeluarkan napas mencapai 11 kali lebih banyak dibandingkan dengan udara yang dihisap ketika menarik napas.

Jadi, dalam ruangan yang ventilasinya kurang, udara akan makin bertambab lembab, bertambah Co2 dan berkurang oksigennya, sehingga badan menjadi sangat lemah, penyakit pun merajalela. Untuk mengatasinya, ruangan tidak ber-AC haruslah selalu terbuka agar udara segar dari luar bisa masuk. Kipas angin tidak ada gunanya kalau tidak ada udara segar dari luar yang masuk ke dalam ruangan. Hindari asap rokok yang mengandung banyak monoksida yang tidak dapat dibersihkan oleh AC dan mengalahkan oksigen masuk ke dalam sel darah.
Mudah-mudahan tips tersebut berguna bagi kita yang tinggal di area tropis ini. Ingatlah kesehatan yang prima pun dimulai dari hal yang kecil. Selamat merayakan hidup sehat...!

Read this post till end

Allah, yang maha penyimpan rahasia

Assalamu'alaikum...

Kembali saya menuliskan secarik tulisan yang mungkin bermakna. Cerita ini bermula dari khotbah Jumat siang tadi. Cerita tentang seorang nenek penjual tempe yang dengan ikhlas dan istiqomah memohon doa hanya kepada Allah, rabb semesta alam.

Suatu ketika nenek penjual tempe kehabisan kedeleai. Beliau baru mendapatkan kedelai di malam hari ketika biasanya beliau memperoleh di siang hari. Praktis, tempe yang biasanya dijual keesokan hari, mungkin tidak jadi.

Ternyata benar, pagi hari, seusai solat subuh, kedelai yang biasanya sudah hampir menjadi tempe belum jadi sedikitpun. Beliau kemudian berdoa, bemunajad kepada Allah, memohon dengan segala kerendahan hati agar kedelainya dapat menjadi tempe.

Dalam doanya beliau memohon, "Ya Allah maha pemberi keajaiban, sungguh, hamba telah berusaha ya Allah, jadikanlah kedelai ini menjadi tempe ya Allah. Kalau kedelai ini tak jadi tempe, bagaimana hamba harus memberi makan anak-anaku ya Allah, Bagaimana hamba harus menghidupi mereka?"

Paginya, beliau berangkat ke pasar untuk menjajakan tempenya. Sambil berjalan tertatih, beliau terus berdoa, apapun doa yang beliau bisa, pasti dilafadzkannya. Berharap Allah akan memerinya keajaiban dengan mengubah kedelai itu menjadi tempe.

Benar saja, sesampianya di pasar, tak seorangpun membeli tempenya, karena memang tempe itu belum jadi. Tak sedikit bahkan yang justru mencela si nenek, karena tempenya belum jadi. Dengan ikhlas Beliau menerima segala celaan itu dan tetap istiqomah untuk terus bersabar.

Selepas solat ashar dan berdoa, Beliau kemudian meneruskan menjajakan kembali dagangannya. Namun, tetap saja tak ada yang membeli.

Dengan sabar si nenek berjalan pulang. Di tengah jalan Beliau dihentikan oleh seorang ibu muda, kemudian bertanya, "Nek, ada yang jualan tempe yang belum jadi tidak di sekitar sini?". Si nenek terkejut, "Ada bu, ada."

"Berapa bu jumlahnya? Saya mau beli banyak, untuk anak saya yang di Amerika."

"Banyak bu, ini semua."

"Baik nek, saya beli semuanya. Anak saya kangen tempe, kalau beli yang sudah jadi, sampai di Amerika sana pasti sudah busuk.", jawab si ibu sambil tersenyum.

Senyum yang manis, serupa dengan syum nenek yang bahagia dagangannya habis.


Sahabat, apa makna yang dapat diambil disana?
Bahwa Allah adalah maha penyimpan rahasia. Bahwa hanya Allah-lah yang maha tahu apa yang terbaik untuk ummat-Nya. Allah tahu bahwa dengan mengirimkan seorang ibu, akan membuat nenek menjadi lebih bijaksana.

Sekian cerita dari saya,

Wassalamu'alaikum wr.wb.

Read this post till end

March 25, 2009

Blog??? Buat apaan yach?

Assalamu'alaykum wr.wb.

Malam sobat blogger, banyak orang ternyata masih juga belum dapat menikmati blogging sampai sekarang. Mahasiswa saya pun ada yang masih mengeluhkan budaya blogging. Budaya? Hmmm... rasanya masih belum sebegitunya ya.
Sobat... barangkali malam ini saya perlu menunjukkan beberapa hal yang bisa saya peroleh dari kebiasaan saya melakukan blogging.

Barangkali pertama saya coba definisikan dulu apakah itu blog. Blog adalah kependekan dari Weblog, istilah yang pertama kali digunakan oleh Jorn Barger pada bulan Desember 1997. Jorn Barger menggunakan istilah Weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu diupdate secara kontinu dan berisi link-link ke website lain yang mereka anggap menarik disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri.

Blog kemudian berkembang mencari bentuk sesuai dengan kemauan para pembuatnya atau para Blogger. Blog yang pada mulanya merupakan ''catatan perjalanan'' seseorang di internet, yaitu link ke website yang dikunjungi dan dianggap menarik, kemudian menjadi jauh lebih menarik daripada sebuah daftar link. Hal ini disebabkan karena para Blogger biasanya juga tidak lupa menyematkan komentar-komentar ''cerdas'' mereka, pendapat-pendapat pribadi dan bahkan mengekspresikan sarkasme mereka pada link yang mereka buat.

Roger Yim, seorang kolumnis San Francisco Gate pada artikelnya di Februari 2001, menuliskan bahwa sebuah Blog adalah persilangan antara diary seseorang dan daftar link di internet. Sedangkan Scott Rosenberg dalam kolomnya di majalah online Salon pada Mei 1999 menyimpulkan bahwa Blog berada pada batasan website yang lebih bernyawa daripada sekadar kumpulan link tapi kurang instrospektif dari sekadar sebuah diary yang disimpan di internet.

Perkembangan lain dari Blog yaitu ketika kemudian Blog bahkan tidak lagi memuat link-link tapi hanya berupa tulisan tentang apa yang seorang Blogger pikirkan, rasakan, hingga apa yang dia lakukan sehari-hari. Blog kemudian juga menjadi diary anline yang berada di internet. Satu-satunya hal yang membedakan Blog dari diary atau jurnal yang biasa kita miliki adalah bahwa Blog dibuat untuk dibaca orang lain. Para Blogger dengan sengaja mendesain Blog-nya dan isinya untuk dinikmati orang lain.

Blog pertama kemungkinan besar adalah halaman What's New pada browser Mosaic yang dibuat oleh Marc Andersen pada tahun 1993. Kemudian pada Januari 1994 Justin Hall memulai website pribadinya Justin's Home Page yang kemudian berubah menjadi Links from the Underground yang mungkin dapat disebut sebagai Blog pertama seperti yang kita kenal sekarang.

Hingga pada tahun 1998, jumlah Blog yang ada di luar sana belumlah seberapa. Hal ini disebabkan karena saat itu diperlukan keahlian dan pengetahuan khusus tentang pembuatan website, HTML, dan web hosting untuk membuat Blog, sehingga hanya mereka yang berkecimpung di bidang internet, System Administrator atau Web Designer yang kemudian pada waktu luangnya menciptakan Blog-Blog mereka sendiri.

Pada Agustus 1999 sebuah perusahaan Silicon Valley bernama Pyra Lab meluncurkan layanan Blogger.com yang memungkinkan siapa pun dengan pengetahuan dasar tentang HTML dapat menciptakan Blog-nya sendiri secara online dan gratis. Walaupun sebelum itu (Juli 1999) layanan membuat Blog online dan gratis yaitu Pitas telah ada dan telah membuat Blogger bertambah hingga ratusan, tetapi jumlah Blog tidak pernah bertambah banyak begitu rupa sampai Blogger.com muncul di dunia per-blog-an.

Blogger.com sendiri saat ini telah memiliki hingga 100.000 Blogger yang menggunakan layanan mereka dengan pertumbuhan jumlah sekitar 20% per bulan. Blogger.com dan Pitas tentu tidak sendirian, layanan pembuat blog online diberikan pula oleh Grouksoup, Edit this Page dan juga Velocinews.

Sejak saat itu Blog kian hari kian bertambah hingga makin sulit untuk mengikutinya. Eatonweb Portal adalah salah satu daftar Blog terlengkap yang kini ada diantara daftar Blog lainnya. Ribuan Blog kemudian bermunculan dan masing-masing memilih topik bahasannya sendiri, dimulai dari bagaimana menjadi orangtua yang baik, hobi menonton film, topik politik, kesehatan, seks, olah raga, buku komik dan macam-macam lagi. Bahkan Blogger ada Blog tentang barang-barang aneh yang dijual di situs lelang Ebay yang bernama Who Would By That?

Cameron Barret menulis pada Blog-nya esai berjudul ''Anatomy of a Weblog'' yang menerangkan tema dari Blog. Blog seringkali sangat terfokus pada sebuah subjek unik yaitu sebuah topik dasar dan/atau sebuah konsep yang menyatukan tema-tema dalam Blog tersebut. Secara sederhana topik sebuah Blog adalah daerah kekuasaan si Blogger-nya tanpa ada editor atau bos yang ikut campur, tema segila apa pun biasanya dapat kita temukan sejalan dengan makin bermunculannya Blog di internet. Dan ya, ide itu telah terpikirkan, Blogger bahkan sekarang telah membuat Blog dari Blog, dan bahkan Blog dari Blog dari Blog.

Nah, kalau sudah tahu apa itu blog tentunya akan tahu pula apa kegunaan blog. Ini dia kegunaan blog.
  1. untuk berekspresi. bagaimanapun setiap orang pasti ingin mengekspresikan diri kan?
  2. untuk publikasi, kadang kita harus menyampaikan sesuatu kepada orang lain dalam cakupan yang luas. Dengan blog, selain dapat mempublikasinya diri, juga menghemat biaya kertas.
  3. awal mulanya blog digunakan sebagai catatan harian, dan akhirnya berkembang menjadi sara menumpahkan kreatifitas.
  4. menambah jaringan sosial, dengan blog kita bisa bergabung dengan komunitas blogger yang saat ini sudah eksis. Beberapa waktu yang lalu, wapres JK bahkan mengundang komunitas blogger ke suatu lokasi kampanyenya. Artinya, blogger memang memegang peranan penting dalam pemilu 2009 ini.
  5. untuk bisnis, hmmm... ini yang sedang saya coba dengan membangun kerajaan bisnis mealui blog, tertarik? (saya masih belum sempurna tertarik kok)
  6. untuk media pembelajaran, yang ini sudah kan? ni contohnya.
Dan lain-lain kegunaan blog. Masih juga belum tertarik dengan blogging? Dah gak jaman deh, yang kedepan, kartu nama pun rasanya dah tak berh=guna lagi....

Sampai jumpa kawan...

Wassalamu'alaykum wr.wb.

Read this post till end

March 23, 2009

Catatan dan Tugas Geometri Ruang, 23/3/09

Assalamu'alaykum wr.wb.
Selamat Pagi Saudara Mahasiswa, mohon maaf, hari ini saya tak bisa mendampingi Saudara memahami konsep irisan di geometri ruang. Ada baiknya jika Saudara melakukan diskusi dengan teman kelompok, kemudian hasil diskusi tersebut di posting ke dalam blog Saudara. Saya mengamati belum semuanya blog terisi dengan posting yang bemakna. Jadi, lakukan mulai dari sekarang.

Diskusi hari ini mengenai irisan bidang melalui 3 titik tak segaris. Materi prasyarat untuk memahami materi tersebut adalah pemahaman mengenai garis potong antara 2 bidang. Baca terlebih dahulu, pahami dan kemudian lanjutkan dengan memahami materi ini.

Materi ini berisi seperangkat catatan, tugas dan pertanyaan yang semuanya harus dikerjakan pada buku kerja Saudara.

Irisan bidang dengan suatu bangun ruang

Irisan atau penampang terjadi karena suatu bidang memotong suatu bangun ruang. Bidang irisan yang dimaksud kemudian disebut dengan bidang alpha (α).

Definisi 1:
Penampang atau irisan adalah suatu daerah bidang datar yang dibatasi oleh garis-garis potong bidang itu dengan sisi dari bangun ruang. Penampang atau irisan membagi bangun ruang menjadi dua bagian.

Definisi 2:
Sumbu afinitas (garis dasar) adalah garis potong antara bidang irisan dengan alas bangun ruang yang diirisnya.

Pertanyaan konsep:
Manakah alas dari sebuah kerucut?
Manakah alas dari sebuah limas?
Manakah alas dari sebuah kubus?
Manakah alas dari sebuah balok?

Gambar 1. Ilustrasi bidang irisan
Catatan:
Bidang yang berwarna abu-abu adalah bidang alpha yang dimaksud.


Materi Irisan #1
Irisan bidang alpha melalui 3 titik tak segaris.

Teorema 1:
Melalui 3 titik tak segaris, dapat dibuat tepat 1 bidang.

Bukti: (diserahkan mahasiswa sebagai latihan)

Permasalahan (1)
Lukiskan bidang alpha yang melalui P, Q, dan R terhadap kubus ABCD.EFGH dengan P, Q, dan R adalah masing-masing titik tengah AE, AB, dan BC. Panjang rusuk kubus adalah 6 cm.

Penyelesaian :
Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, saya akan menjelaskan langkah-per-langkah proses melukisnya. Perhatikan, saya tak menuntut saudara untuk melukis dengan bentuk stereometris, jadi lukis kubus seefisien mungkin.

Langkah 1: Melukis kubus lengkap.

Lukis kubus ABCD.EFGH dengan ukuran 6 cm, lengkap dengan titik P, Q, dan R.

Langkah 2: Menemukan sumbu afinitas.

Karena ketiga titik sudah jelas, maka langkah selanjutnya adalah menghubungkan ketiga titik tersebut.

Perhatikan bahwa QR merupakan garis potong bidang alpha dengan alas kubus. Dengan demikian, garis QR merupakan sumbu afinitas. Selanjutnya perpanjang sumbu afinitas sampai panjang yang cukup.
Catatan:
Sekarang kita telah memiliki garis potong dengan sisi ABCD. Selanjutnya proses yang lebih mudah adalah mencari garis potong bidang alpha dengan sisi ADHE.

Langkah 3: Melukis garis potong bidang alpha dengan sisi yang lain
(dalam proses ini mendahulukan sisi ADHE, saudara silahkan mencoba dengan sisi yang lain terlebih dahulu)


Perhatikan bahwa titik P telah terletak pada bidang ADHE dan P terletak pada bidang alpha. (Why?)
Jelas titik P merupakan titik potong antara bidang alpha dengan sisi ADHE. Artinya untuk menemukan garis potong bidang alpha dengan sisi ADHE, sukup ditemukan 1 titik yang lain yang merupakan titik potong bidang alpha dan bidang ADHE. (ingat kembali teorema : melalui 2 titik, dapat dibuat tepat 1 garis)

Untuk membuat garis potong bidang alpha dengan sisi ADHE, perpanjang rusuk AD hingga memotong sumbu afinitas (Why?), sebut titik potongnya adalah titik M1.


Pertanyaan:
Apakah M1 terletak di ADHE?
Apakah P terletak di ADHE?

Tugas:
Hubungkan M1 dan P sampai memotong HE. Sebut perpotongan M1P dan HE dengan nama titik U.

Hasil lukisan adalah sebagai berikut:
Catatan:
Sekarang saudara telah memiliki garis potong bidang alpha dengan sisi ADHE. Langkah selanjutnya lebih mudah dengan membuat garis potong bidang alpha dengan sisi CDHG.

Langkah 4: Melukis garis potong bidang alpha dengan sisi CDHG.

Seperangkat tugas yang harus dikerjakan:
Perpanjang DH dan PU, sehingga berpotongan di M2. (Mengapa hal ini diperbolehkan?)
Perpanjang DC sehingga berpotongan dengan sumbu afinitas di M3.


Pertanyaan:
Apakah M2 terletak di CDHG?
Apakah M2 terletak di bidang alpha?
Kalau begitu, disebut apakah M2?

Apakah M3 terletak di CDHG?
Apakah M3 terletak di bidang alpha?
Kalau begitu, disebut apakah M3?

Saya akan menghubungkan M2 dengan M3.

Apakah M2.M3 memotong GH?
Apakah M2.M3 memotong CG?

Sebut titik potong M2.M3 dan GH dengan sebutan titik T, dan sebut titik potong M2.M3 dan CG dengan sebutan titik S.

Gambar lukisan kondisi di atas adalah sebagai berikut?

Catatan:
Sekarang kita telah memiliki garis potong hampir ke semua sisi. Langkah terakhir adalah menguhungkan RS dan TU, dan bidang alpha yang dimaksud adalah PQRSTU.


SELESAI, BAGAIMANA? MUDAH BUKAN?


Nah, sekarang pertanyaan tugas untuk saudara adalah tentukan luas daerah bidang alpha tersebut!
Kerjakan lengkap dengan lukisan gambar pada buku kerja saudara.



TUGAS UNTUK DIDISKUSIKAN DAN DIKERJAKAN:

TUGAS (1)
Lukiskan irisan bidang α yang melalui P, Q, dan R pada kubus ABCD.EFGH. P adalah titik pada perpanjangan BF sehingga BP = BF, dan Q adalah titik potong diagonal AH dan DE, R titik pada rusuk GH sehingga GR:RH = 2:1.

TUGAS (2)
Lukiskan irisan bidang α yang melalui P, Q, dan R pada limas segiempat beraturan T.ABCD. P adalah titik pada rusuk TA dan Q adalah titik pada bidang TBC, R adalah titik tengah rusuk CD.

Read this post till end

March 22, 2009

Tugas Komp.Stat, 23/3/09

Assalamu'alaykum wr.wb.

Mohon maaf saudara mahasiswa semua, hari ini saya tak bisa mendampingi Saudara untuk perkuliahan Komputer statistik. Kebetulan ada undangan di Dinas Pendidikan Provinsi untuk mengikuti penjelasan teknis pelaksanaan kurikulum SD, SMP, dan SMA di Jawa Tengah. Untuk mengisi kekosongan waktu, saya meninggalkan tugas ini untuk saudara agar dapat mengefektifkan waktu saudara. Demikian mohon maklum.


Tugas 1: Tips: Gunakan browser IE untuk copy paste data tersebut.



Analisislah data di bawah dengan SPSS atau Excel atau Lisrel agar Saudara dapar mengetahui Kenormalan data dan kehomogenan data di bawah ini.



Nilai 1

Nilai 2

Nilai 3

Nilai 4

Nilai 5

Nilai 6

7

7

6,5

5,2

9

8,4

6,5

6

6,5

7,1

8,1

7

8,4

5,7

6,5

7,1

9

6,2

8,6

7,1

5,1

5,2

6,6

6,8

5,5

5,1

6,1

7,1

7,1

6

7,1

5,5

7,1

7,1

7,1

5,7

8,4

7,7

8,4

5,2

7,8

6,6

5,7

5

5,1

6,6

8,2

7,2

5,1

6,2

5,5

8,7

8,4

7,7

5,5

9,7

5,1

5,4

8,1

7,1

8,4

7,1

8,3

6,6

7,1

6,7

5,5

7,7

5,1

7,1

8,1

7,3

8,1

5,3

6,1

6,6

8,5

5,7

7,1

4,7

5,4

7,1

8,5

7,2

5,1

8,6

6,5

7,1

8,1

6,8

5,7

4,5

5,1

8,6

9

6,3

7,5

7,5

5,1

7,1

6,6

8,4

5,7

8

6,4

9,2

6,6

7,3

6,1

8

7,5

8,1

7,1

5,3

7,5

9,5

6,1

8,5

7,1

7,1

6,5

4,8

8

8,2

5

7,9

6,1

7,5

8,6

6,6

7,1

6,3

6,1

7,3

8,4

6,6

8,1

7

5,5

7,7

5,1

7,1

7,1

7,7

6,9

7,3

5,7

6,6

8,5

5,6

5,1

5,7

8,6

6,6

8,2

5,4

6,1

5,2

5,1

5,2

9,1

6,7

5,7

7,5

4

6,6

8,1

5,4

7,5

6,1

5,1

6,6

7,1

6,4

6,1

6

7,1

7,1

7,1

6

7,5

5,2

5,7

7,8

6,5

6,2

6,8

6,6

5,1

7,1

7,1

6,3

7,5

4,8

5,1

6,6

7,1

8,1

7,1

5,7

5,7

6,6

7,5

8,9

8,1

7,1

5,7

8,1

5

6,5

5,7

6,7

6,1

8,2

8,1

5,4

6,5

7

6,7

5,2

5

5,7

8,6

5,7

5,5

7,1

8,2

7

7,1

6

4,8

7,1

7,1

7,1

7,1

7,5


8,2

8,1

6,3

8,6

5,7



5,2

6,3

8,2

5,2



6,2

5,6

5,5

7,1



7,1

6,7

7,5

6,1



7


5,5




5


5,1






Read this post till end

March 21, 2009

Tipe-tipe Manusia

Salam sobat indonesia...

Pagi ini saya menuliskan beberapa tipa manusia yang dulu pernah saya peroleh ketika petihan kepemimpinan manajemen mahasiswa. Mas dona yang saat itu menjadi pembicara memaparkan 4 tipa manusia. Mohon maaf, posting ini saya ambil dari tetangga yang memang mendalami ilmu psikologi.

Berikut ini tipe-tipe manusia saya simpulkan menjadi 4 macam, yaitu :


1. Sanguinis

Golongan sanguinis, “Yang Popular”. Tipe ini cenderung ingin popular, ingin disenangi oleh orang lain, ingin diidolakan, maupun dibanggakan. Hidupnya penuh dengan warna-warni. Mereka senang sekali bicara tanpa bias dihentikan. Gejolak emosinya berkembang dan transparan. Pada suatu saat ia berteriak kegirangan, dan beberapa saat kemudian ia bisa jadi menangis tersedu-sedu.
Namun, orang-orang sanguinis agak pelupa , sulit berkonsentrasi, cenderung berpikir pendek, hidupnya serba tak teratur, kurang disiplin dalam hal waktu, sering lupa pada janji. Namun, kalau disuruh melakukan sesuatu ia akan dengan cepat mengiyakannyadan terlihat sepertinya betul-betul hal itu akan ia lakukan . Dengan penuh semangat, ia ingin membuktikan kalau ia itu bias dan sgera melakukannya.


2. Melankolis

Golongan melankoli, “Yang sempurna”. Tipe ini agak berlawanan dengan tipe sanguinis. Tipe melankoli cenderung serba teratur, rapi, terjadwal, tersusun sesuai pola. Pada umumnya mereka ini suka dengan fakta, data, angka, dan sering sekali memikirkan segalanya secara mendalam. Pada sebuah pertemuan orang melankoli cenderung menganalisa, memikirkan, mempertimbangankan, lalu kalau berbicara pastilah apa yang ia katakana betul-betul hasil yang ia pikirkan secara mendalam sekali.


3. Koleris

Golongan koleris, “Yang Kuat”. Tipe ini suka sekali mengatur orang, suka tunjak-tunjuk atau perintah-perintah orang. Tipe ini tidak ingin ada penonton dalam aktivitasnya. Bahkan tamu pun bias saja ‘suruh’ melakukan sesuatu untuknya. Akibat sifatnya yang sibuk, ini membuat tipe koleris tak punya banyak temen. Orang-orang banyak yang menghindar, menjauh agar tak jadi korban karakternya yang suka ngatur dan tak mau kalah.


4. Pragmatis

Golongan Pragmatis, “Cinta Damai”. Tipe ini tak suka terjadi konflik karena itu tipe ini mau disuruh melakukan apa saja, sekalipun ia sendiri tidak suka. Bagi tipe ini kedamaian adalah segala-galanya. Jika timbul masalah atau pertengakaran, ia akan berusaha mencari solusi yang damai tanpa timbul pertengakaran. Tipe ini mau merugi sedikit asalkan masalahnya dapat terselesaikan. Tipe ini kurang bersemangat, kurang teratur dan serba dingin. Cenderung diam, kalem, dan kalau memecahkan masalah biasanya menyenangkan. Ia mau menjadi pendengar yang baik, tapi jika mengambil keputusan biasanya sering menunda


Termasuk kategori yang manakah anda?

Read this post till end

March 19, 2009

Ibu, I Miss U so Much

Hukum kekekalan energi Dan semua agama menjelaskan bahwa apapun yang Kita lakukan pasti akan dibalas sempurna kepada Kita. Apabila Kita melakukan energi positif atau kebaikan maka Kita akan mendapat balasan berupa kebaikan pula. Begitu pula bila Kita melakukan energi negatif atau keburukan maka kitapun akan mendapat balasan berupakeburukan pula. Kali ini izinkan saya menceritakan sebuah pengalaman pribadi yang terjadi pada 2003.

Pada September-Oktober 2003 isteri saya terbaring di salah satu rumah sakit di Jakarta. Sudah tiga pekan para dokter belum mampu mendeteksi penyakit yang diidapnya. Dia sedang hamil 8 bulan. Panasnya sangat tinggi. Bahkan sudah satu pekan isteri saya telah terbujur di ruang ICU. Sekujur tubuhnya ditempeli kabel-kabel yang tersambung ke sebuah layar monitor.
Suatu pagi saya dipanggil oleh dokter yang merawat isteri saya.

Dokter berkata, "Pak Jamil, kami mohon izin untuk mengganti obat ibu."
Sayapun menjawab, "Mengapa dokter meminta izin saya? Bukankan setiap pagi saya membeli berbagai macam obat di apotek dokter tidak meminta izin saya?".
Dokter itu menjawab, "Karena obat yang ini Mahal Pak Jamil."
"Memang harganya berapa dok?", tanya saya.
Dokter itu dengan mantap menjawab, "Dua belas juta rupiah sekali suntik."
"Haahh 12 juta rupiah dok, lantas sehari berapa kali suntik, dok?"
Dokter itu menjawab, "Sehari tiga kali suntik Pak Jamil."

Setelah menarik napas panjang saya berkata, "Berarti satu Hari tiga puluh enam juta, dok?".
Saat itu butiran air bening mengalir di pipi. Dengan suara bergetar saya berkata, "Dokter tolong usahakan sekali lagi mencari penyakit isteriku, sementara saya akan berdoa kepada Allah agar penyakit istri saya segera ditemukan."
"Pak Jamil kami sudah berusaha semampu kami bahkan kami telah meminta bantuan berbagai laboratorium dan penyakit istri Bapak tidak bisa kami deteksi secara tepat, kami harus sangat hati-hati memberi obat karena istri Bapak juga sedang hamil 8 bulan, baiklah kami akan coba satu kali lagi tapi kalau tidak ditemukan kami harus mengganti obatnya, Pak.", jawab dokter.

Setelah percakapan itu usai, saya pergi menuju mushola kecil dekat ruang ICU. Saya melakukan sembahyang Dan saya berdoa,

"Ya Allah Ya Tuhanku, aku mengerti bahwa Engkau pasti akan menguji semua hamba-Mu, akupun mengerti bahwa setiap kebaikan yang aku lakukan pasti akan Engkau balas Dan akupun mengerti bahwa setiap keburukan yang pernah aku lakukan juga akan Engkau balas. Ya Allah, gerangan keburukan apa yang pernah aku lakukan sehingga Engkau uji aku dengan sakit isteriku yang berkepanjangan, tabunganku telah terkuras, tenaga
Dan pikiranku begitu lelah. Berikan aku petunjuk Ya Tuhanku. Engkau Maha Tahu bahkan Engkau mengetahui setiap guratan urat di leher nyamuk. Dan Engkaupun mengetahui hal yang kecil dari itu. Aku pasrah kepada Mu Ya Tuhanku. Sembuhkanlah istriku. Bagimu amat mudah menyembuhkan istriku, semudah Engkau mengatur milyaran planet di jagat raya ini."

Ketika saya sedang berdoa itu tiba-tiba terbersit dalam ingatan akan kejadian puluhan tahun yang lalu. Ketika itu, saya hidup dalam keluarga yang miskin papa. Sudah tiga bulan saya belum membayar biaya sekolah yang hanya Rp. 25 per bulan. Akhirnya saya memberanikan diri mencuri uang ibu saya yang hanya Rp. 125. Saya ambil uang itu, Rp 75 saya gunakan untuk membayar SPP, sisanya saya gunakan untuk jajan.

Ketika ibu saya tahu bahwa uangnya hilang Ia menangis sambil terbata berkata, "Pokoknya yang ngambil uangku kualat! Yang ngambil uangku kualat!!!"

Uang itu sebenarnya akan digunakan membayar hutang oleh ibuku. Melihat hal itu saya hanya terdiam Dan tak berani mengaku bahwa sayalah yang mengambil uang itu.
Usai berdoa saya merenung, jangan-jangan inilah hukum alam Dan ketentuan Allah bahwa bila saya berbuat keburukan maka saya akan memperoleh keburukan. Dan keburukan yang saya terima adalah penyakit isteri saya ini karena saya pernah menyakiti ibu saya dengan mengambil uang yang Ia miliki itu.

Setelah menarik nafas panjang saya tekan nomor telepon rumah dimana ibu saya ada di rumah menemani tiga buah hati saya. Setelah salam Dan menanyakan kondisi anak-anak di rumah, maka saya bertanya kepada ibu saya,

"Bu, apakah ibu ingat ketika ibu kehilangan uang sebayak seratus dua puluh lima rupiah beberapa puluh tahun yang lalu?"
"Sampai kapanpun ibu ingat Mil. Kualat yang ngambil duit itu Mil, duit itu sangat ibu perlukan untuk membayar hutang, kok ya tega-teganya Ada yang ngambil!", jawab ibu saya dari balik telepon. Mendengar jawaban itu saya menutup Mata perlahan, butiran air Mata mengalir di pipi.
Sambil terbata saya berkata, "Ibu, maafkan saya, yang ngambil uang itu saya, bu, saya minta maaf sama ibu. Saya minta maaaaf, saat nanti ketemu saya akan sungkem sama ibu, saya jahat telah tega sama ibu."

Suasana hening sejenak. Tidak berapa lama kemudian dari balik telepon saya dengar ibu saya berkata:

"Ya Allah aku cabut pernyataanku, yang ngambil uangku tidak kualat, aku maafkan dia. Ternyata yang ngambil adalah anak laki-lakiku. Jamil kamu nggak usah pikirin Dan doakan saja isterimu agar cepat sembuh."

Setelah memastikan bahwa ibu saya telah memaafkan saya, maka saya akhiri percakapan dengan memohon DOA darinya.

Kurang lebih pukul 12.45 saya dipanggil dokter, setibanya di ruangan sambil mengulurkan tangan kepada saya sang dokter berkata,
"Selamat pak, penyakit isteri bapak sudah ditemukan, infeksi pankreas. Ibu telah kami obati dan panasnya telah turun, setelah ini kami akan operasi untuk mengeluarkan bayi dari perut ibu."

Bulu kuduk saya merinding mendengarnya, sambil menjabat erat tangan sang dokter saya berkata. "Terima kasih dokter, semoga Tuhan membalas semua kebaikan dokter."

Saya meninggalkan ruangan dokter itu.... dengan berbisik pada diri sendiri "Ibu, I miss you so much."

Jamil Azzaini - Kubik Leadership

Read this post till end

Dua Manusia Super

Siang ini 6 February 2008, tanpa sengaja, saya bertemu dua manusia super. Mereka mahluk mahluk kecil, kurus, kumal berbasuh keringat. Tepatnya di atas jembatan penyeberangan Setiabudi, dua sosok kecil berumur kira kira delapan tahun menjajakan tissue dengan wadah kantong plastik hitam. Saat menyeberang untuk makan siang mereka menawari saya tissue di ujung jembatan, dengan keangkuhan khas penduduk Jakarta saya hanya mengangkat tangan lebar-lebar tanpa tersenyum yang dibalas dengan sopannya oleh mereka dengan ucapan "Terima kasih Oom !" Saya masih tak menyadari kemuliaan mereka dan cuma mulai membuka sedikit senyum seraya mengangguk ke arah mereka.

Kaki-kaki kecil mereka menjelajah lajur lain di atas jembatan, menyapa seorang laki laki lain dengan tetap berpolah seorang anak kecil yang penuh keceriaan, laki laki itupun menolak dengan gaya yang sama dengan saya,
lagi lagi sayup-sayup saya mendengar ucapan terima kasih dari mulut kecil mereka. Kantong hitam tempat stok tissue dagangan mereka tetap teronggok di sudut jembatan tertabrak derai angin Jakarta. Saya melewatinya dengan lirikan ke arah dalam kantong itu, duapertiga terisi tissue putih berbalut
plastik transparan. Setengah jam kemudian saya melewati tempat yang sama
dan mendapati mereka tengah mendapatkan pembeli seorang wanita, senyum di wajah mereka terlihat berkembang seolah memecah mendung yang sedang
menggayut langit Jakarta.
"Terima kasih ya mbak ... semuanya dua ribu lima ratus rupiah!" tukas mereka, tak lama si wanita merogoh tasnya dan mengeluarkan uang sejumlah sepuluh ribu rupiah. "Maaf, nggak ada kembaliannya ... ada uang pas nggak mbak ?" mereka menyodorkan kembali uang tersebut. Si wanita menggeleng, lalu dengan sigapnya anak yang bertubuh lebih kecil menghampiri saya yang tengah mengamati mereka bertiga pada jarak empat meter. "Oom boleh
tukar uang nggak, receh sepuluh ribuan ?" suaranya mengingatkan kepada anak lelaki saya yang seusia mereka. Sedikit terhenyak saya merogoh saku celana dan hanya menemukan uang sisa kembalian food court sebesar empat ribu rupiah. "Nggak punya!", tukas saya. Lalu tak lama si wanita berkata
"Ambil saja kembaliannya, dik !" sambil berbalik badan dan meneruskan langkahnya ke arah ujung sebelah timur. Anak ini terkesiap, ia menyambar uang empat ribuan saya dan menukarnya dengan uang sepuluh ribuan tersebut dan meletakkannya kegenggaman saya yang masih tetap berhenti, lalu ia
mengejar wanita tersebut untuk memberikan uang empat ribu rupiah tadi. Si wanita kaget, setengah berteriak ia bilang "Sudah buat kamu saja , nggak apa..apa ambil saja !", namun mereka berkeras mengembalikan uang
tersebut. "Maaf mbak, cuma ada empat ribu, nanti kalau lewat sini lagi saya kembalikan !"
Akhirnya uang itu diterima si wanita karena si kecil pergi meninggalkannya.
Tinggallah episode saya dan mereka. Uang sepuluh ribu digenggaman saya tentu bukan sepenuhnya milik saya. Mereka menghampiri saya dan berujar "Om, bisa tunggu ya, saya ke bawah dulu untuk tukar uang ketukang ojek
!" "Eeh ... nggak usah ... nggak usah ... biar aja ...nih !" saya kasih uang itu ke si kecil, ia menerimanya, tapi terus berlari ke bawah jembatan menuruni tangga yang cukup curam menuju ke kumpulan tukang ojek. Saya hendak meneruskan langkah tapi dihentikan oleh anak yang satunya, "Nanti dulu Om, biar ditukar dulu ...sebentar." "Nggak apa apa, itu buat kalian" lanjut saya.
"Jangan ... jangan oom, itu uang oom sama mbak yang tadi juga" anak itu bersikeras. "Sudah ... saya ikhlas, mbak tadi juga pasti ikhlas !", saya berusaha membargain, namun ia menghalangi saya sejenak dan berlari ke ujung jembatan berteriak memanggil temannya untuk segera cepat.
Secepat kilat juga ia meraih kantong plastik hitamnya dan berlari kearah saya.
"Ini deh om, kalau kelamaan, maaf ..". Ia memberi saya delapan pack tissue.
"Buat apa ?", saya terbengong "Habis teman saya lama sih oom, maaf, tukar pakai tissue aja dulu". Walau dikembalikan ia tetap menolak.
Saya tatap wajahnya, perasaan bersalah muncul pada rona mukanya. Saya kalah set, ia tetap kukuh menutup rapat tas plastic hitam tissuenya. Beberapa saat saya mematung di sana, sampai si kecil telah kembali dengan genggaman uang receh sepuluh ribu, dan mengambil tissue dari tangan saya serta
memberikan uang empat ribu rupiah."Terima kasih Om !"..mereka kembali keujung jembatan sambil sayup-sayup terdengar percakapan, "Duit mbak tadi gimana ..?" suara kecil yang lain menyahut, "Lu hafal kan orangnya, kali aja ketemu lagi ntar kita kasihin .......". Percakapan itu sayup sayup menghilang, saya terhenyak dan kembali ke kantor dengan seribu perasaan.

Ya Allah ......
Hari ini saya belajar dari dua manusia super, kekuatan kepribadian mereka menaklukan Jakarta membuat saya trenyuh, mereka berbalut baju lusuh tapi hati dan kemuliaannya sehalus sutra, mereka tahu hak mereka dan hak orang lain, mereka berusaha tak meminta minta dengan berdagang tissue.
Dua anak kecil yang bahkan belum baligh, memiliki kemuliaan di umur mereka yang begitu belia.

Mohon maaf, cerita ini posting dari tetangga yang diijinkan untuk di copy ulang. (pakdhe)

Read this post till end